Seorang Diri, Anggota Bhabinkamtibmas Urai Kemacetan di Tengah Antrean Truk Mengisi BBM Solar

 


PAREPARE,Tvpare.ID—Kelangkaan Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar masih terus terjadi di sejumlah daerah di Sulawesi selatan termasuk di kota Parepare, akibatnya antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU, seperti yang terlihat di SPBU kilometer 2 Jalan Jenderal Ahmad Yani kecamatan Ujung Kota Parepare Sulawesi selatan, rabu (16/3/2022)

 

Sejumlah kendaraan yang menggunakan BBM jenis solar mengular di SPBU kilometer 2 kota Parepare, lokasi ini juga tidak jauh dari Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare. Akibatnya arus lalulintas di jalan Jenderal Ahmad Yani macet, disebabkan sejumlah kendaraan truk menggunakan sebahagian badan jalan berhenti untuk menunggu antrean BBM Solar.

 

Untuk mengurai kemacetan itu salah seorang anggota Babinkamtibmas turun tangan mengurai kemacetan, dengan seorang diri tanpa dibantu anggota lalulintas. Anggota Bhabinkambtimas itu terus mengayung-ayung kedua tangannya dengan cara bergantian agar pengendara yang melintas mempercepat langkahnya dan mengatur buka tutup jalan.

" Saya kebetulan lewat, saya melihat kembali antrean panjang di depan SPBU Kilometer 2 Kelurahan Lapadde, Jadi saya singgah mengatur kendaraan yang membludak." Kata Aipda Muslimin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapadde, KecamatanUjung, Kota Parepare.


Muslimin mengungkapkan jika kemacetan tersebut dipicu karena, supir teruk mengantre hingga di badan jalan, kondisi itu terus terjadi di depan sejumlah SPBU di Kota Parepare setiap harinya sejak kelangkaan BBM jenis Solar.

 

 "kendaraan besar itu mengantre hingga di luar SPBU mengakibatkan kemacetan di luar SPBU jalan Ahmad Yani, kilometer 2, Kelurahan Lapadde,Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Saat melintas saya langsung mengurai kemacetan dengan mengatur kendaraan dan mengalihkan jalur untuk mengurai, seorang diri:" Ungkap Muslimin.

 

Sejak kelangkaan BBM solar ini, sejumlah sopir truk maupun pengguna kendaraan lainnya yang menggunakan BBM solar mengeluhkan kelangkaan tersebut. Para sopir berharap solar dapat segera normal kembali karena agar aktivitas pengiriman dan mobilisasi kendaraan bisa lancar sampai tujuan.(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama