Dua Pelajar Penjual Pastel Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Disdikbud Parepare

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Parepare Arifuddin idris (pakaian batik) menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada Rafsanjani dan Almira, yang didampingi Kabid Pendidikan Dasar Widin Wijaya, dan disaksikan langsung oleh ibunya di ruang kerja Kadisdikbud Parepare, sabtu (19/2/2022)


PAREPARE,TvPare.id—Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan Dua pelajar bersaudara di Kota Parepare Sulawesi selatan menerima bantuan  dari Pemerintah kota Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sabtu (19/02/2022)

 

Rafsanjani (13) pelajar kelas 1 di SMP Muhammadiyah, bersama adiknya Almira (10) pelajar kelas 4 di SDN 33 Parepare, yang sehari-harinya membantu prekonomian keluarganya, dengan berjualan kue Jalangkote atau kue pastel, buatan ibunya selepas pulang sekolah di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Atletik kota Parepare, keduanya berjualan dari siang hingga menjelang petang.

 

Meskipun pada umumnya pelajar seusia mereka biasanya menghabiskan waktu dengan bermain selepas sekolah, namun tidak bagi kedua pelajar ini.

 

Ayahnya yang berprofesi sebagai tukang ojek, dan ibunya mengurusi rumah tangga. Kedua bocah ini tak sedikitpun malu atau gengsi demi membantu perekonomian keluarga.

 

Menurut ibunya, Puspa mengatakan, dirinya tidak pernah ia paksakan kedua anaknya berjualan,"Tidak pernah saya paksa berjualan. Keinginan mereka. Tapi nanti pulang sekolah. Tidak pernah kalau sementara waktu sekolah. Tetap juga saya suruh mereka (Rafsanjani dan Almira) untuk belajar di rumah," kata Ibunya.

 

Puspa juga mengungkapkan, kedua anaknya pernah mengeluh meminta untuk dibelikan seragam baru. Namun, belum bisa ia penuhi sebab kondisi finansial yang belum memadai.

"Saya suruh anak saya sabar dulu. Pakai seragam yang dulu saja. Karena sementara kumpulkan uang untuk beli seragam baru," ungkapnya.

 

Keinginan kedua pelajar itu ingin memiliki seragam baru akhirnya dapat terwujud. Walikota Parepare Taufan Pawe memberikan bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, dan buku serta alat tulis kepada keduanya.

 

Bantuan itu diserahkan, melalui Kepala Disdikbud Arifuddin Idris bersama Kabid Dikdas Widin Wijaya, di ruang kerja Kepala Disdikbud Kota Parepare

 

 

"Saya bersyukur. Terimakasih Pak Walikota, sudah memberi bantuan seragam sekolah untuk anak saya," ucap Puspa.

 

Sementara itu, Kepala Disdikbud Parepare Arifuddin Idris mengatakan, pihaknya mendapat informasi dua pelajar itu dari media sosial, dan mencari informasi tentang kedua pelajar itu.

 

"Saya secara institusi dan pribadi harus bergerak menyikapi persoalan ini. Ini bagian dari perjalanan pelayanan pendidikan untuk masyarakat," ujarnya.

 

Apalagi, visi misi Walikota Parepare untuk mewujudkan kota industri dengan tiga pilar yang salah satunya pendidikan. 

 

Bidang pendidikan, kata Arifuddin perlu peningkatan akses pelayanan untuk pelajar dan masyarakat, di antaranya membantu kebutuhan bagi pihak yang terhambat pelayanan pendidikan berupa kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah lainnya.

 

"Semua atas instruksi Walikota. Jadi,  kita perpanjangan tangan bapak walikota. Apalagi,  Walikota selalu tekankan tidak boleh ada anak-anak putus sekolah karena persoalan yang seharusnya bisa ditangani. Sejak memimpin Parepare, Walikota sudah mengadakan program bantuan seragam dan biaya transportasi bagi pelajar kurang mampu," kata Arifuddin usai menyerahkan bantuan kepaada kedua pelajar tersebut 

 

Tidak hanya itu, persoalan seperti ini nantinya juga dikoordinasikan dengan beberapa instansi terkait.

 

"Kita akan koordinasikan juga ini dengan beberapa instansi terkait. Selain itu, Ibu Puspa juga perlu kita perhatikan. Harus diberdayakan,"tutupnya.(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama