Heboh! Perempuan Lamar Laki-laki di Pinrang Dengan Mahar Setengah Miliar

 


PINRANG,TvPare.id--Sebuah acara lamaran yang diketahui terjadi di kabupaten Pinrang  Sulawesi selatan menjadi viral dan membuat heboh  di sosial media,   hal ini dikarenakan yang melamar adalah pihak perempuan.   Yang mengejutkan lagi  uang lamaran atau oleh masyarakat bugis dikenal sebagai  uang panaik  nilainya menembus angka Rp 500 juta atau setengah miliar rupiah.

Potongan video suasana lamaran  yang terjadi di kabupaten Pinrang  sulawesi selatan, viral di media sosial.

Video yang diunggah netizen pada senin   22 november 2021 saat prosesi lamaran  berlangsung di rumah calon mempelai laki-laki  di  kelurahan Marawi   kecamatan Tiroang   kabupaten Pinrang  ini langsung viral dan membuat heboh.

Pasalnya  dalam adat istiadat Bugis Makassar,   yang melamar dan menyediakan mahar atau uang panaik  seharusnya adalah pihak keluarga laki-laki ,  namun hal yang terjadi justru sebaliknya.

Yang lebih mengejutkan lagi   dalam rekaman video itu,   pihak perempuan memberikan uang panaik sebesar 500 juta rupiah,   terigu 5 zak,  gula pasir 5 zak dan telur 200 rak kepada pihak laki-laki.

Pihak keluarga laki-laki mengaku senang anakya dilamar dengan nilai yang terbilang fantastis, “Alhamdulilah , bahagia sekali , ada hubungan keluarga , senang , merasa bangga anak saya bisa begini dilamar sama orang …… alhamdliilah karena sifatnya begitu ini duluan,” Hj. Diana   Ibu Calon Mempelai Laki Laki kepada awak media saat ditemui di rumahnya, Selasa (24/11/2021)

Sementara pihak keluarga mempelai perempuan mengaku sudah menemukan calon menantu sesuai dengan impiannya,” saya suka orang tuanya , sudah lama baku baik, anaknya jga baik , dari pesantrean ,,,, saya cari menantu seperti dia …..  kalau sakit orang tuanya dia yang urus…. dari situ saya kagum, dari priadi saya uang panaik 500 juta , telur 200 rak, terigu 5 sak , bumu kue dan makanan,”terang Hj. Asmira  ibu calon mempelai perempuan

Usai viralnya video lamaran tersebut  sang ibu dari calon mempelai perempuan ini mengakui  dirinya sengaja menjodohkan anaknya dengan laki laki ini  karena menyukai sifat dari calon manantunya tersebut,  dan memang dirinya sudah lama bersahabat dengan calon besannya ini,

 Meskipun lamaran telah diterima   namun keluarga kedua belah pihak masih merembukkan hari baik pelaksanaan akad nikah yang rencananya baru akan digelar tiga atau 4 tahun kedepan, karena kedua calon mempelai belum cukup umur mereka masih berusia 15 tahun. Menunggu calon mempelai laki laki selesai kuliah juga calon mempelai wanita menyelesaikan sekolahnya . Identitas kedua calon pengantin ini pun masih ditutup rapat oleh pihak keluarga . (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama