Sejumlah Penumpang Batal Berangkat Karena Tak Miliki Kartu Vaksin

 

Suasana di terminal penumpang Pelabuhan Nusantara Parepare, batal berangkat karena tak memiliki kartu vaksin, rabu (28/7/2021)

 

PAREPARE, SULSEL-Sejumlah penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare terlantar karena batal berangkat, pembatalan itu terjadi karena aturan baru dari Kementerian Perhubungan Nomor 59 yang mewajibkan pelaku perjalanan laut memiliki kartu vaksin, rabu (28/7/2021)

 

Suasana di pelabuhan nusantara Parepare mendadak ramai, pasalanya calon penumpang yang batal berangkat menuju pulau Kalimantan terlantar di pintu masuk terminal , mereka terlantar lantaran tidak memiliki kartu vaksin yang menjadi syarat utama perjalanan laut yang baru dikeluarkan.

 

Aturan yang mewajibkan sertifikat vaksin jadi syarat perjalanan laut,  baru dikeluarkan oleh pihak kementerian perhubungan pertanggal 26 Juli 2021. Calon penumpang yang belum mengetahui aturan baru tersebut, akibatnya mereka batal berangkat.  

seperti yang dirasakan Ansar warga asal Mamasa Sulawesi Barat, calon penumpang tujuan Samarinda Kalimantan Timur, ia terpaksa membatalkan perjalanannya karena tidak memiliki kartu vaksin.

mau menyeberang ke sebrang dimintaki surat keterangan vaksin tidak boleh menyebrang laut kalau tidak memiliki surat keterangan vaksin, kita sudah datang jauh-jauh dari kampung tiba-tiba batal, info aturan ini baru juga kita dapat setelah tiba di pelabuhan,”keluh Ansar  

 

 

Sementara itu Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Parepare, Nurhayati mengemukakan, pemberlakuan surat edaran itu baru dikeluarkan sejak 26 Juli 2021, calon penumpang yang ingin berangkat ke pulau Kalimntan wajib memiliki kartu Vaksin.

“Pelabuhan Parepare sudah menerapkan SE 59 Kemenhub yang terbit 26 Juli melalui zoom bersama dengan KSOP Parepare, jadi itu keputusannya semua mengacu pada SE itu yang antara lain, pelaku perjalanan laut wajib memiliki kartu vaksin dosis pertama minimal, tes PCR atau Tes Antigen yang berlaku 1 kali 24 jam,”Nurhayati kepada awak media

 

 

Dampak lain yang ditimbulkan adanya aturan itu, dua kapal swasta tujuan samarinda kalimantan timur dan nunukan kalimantan utara batal berangkat, diduga karena minimnya penumpang yang berangkat akibat aturan baru itu.(*)

 

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama